Pengertian Dan Referensi Interaksi Obat Dengan Makanan

Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan_Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan warta mengenai pengertian interaksi obat dan pola interaksi obat dengan makanan. Apa itu pengertian interaksi obat? Dan apa saja pola interaksi obat dengan makanan? Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan

A. Pengertian interaksi obat
Hal yang akan kita bahas terlebih dahulu yakni pengertian interaksi obat. Interaksi obat merupakan reaksi perubahan atau imbas yang ditimbulkan apabila suatu obat digabungkan dengan obat, makanan, maupun senyawa kimia lainnya. Interaksi obat ini bisa terjadi antara obat dengan obat ataupun obat dengan makanan.

Interaksi obat dengan obat artinya suatu obat menjadi terpengaruh oleh imbas obat lain, bisa bertambah maupun berkurang. Contohnya reaksi obat vicodin dan tylox sebagai obat penghilang rasa sakit.

Sementara interaksi obat dengan kuliner merupakan imbas yang akan terjadi apabila suatu obat dicampurkan dengan makanan. Sebagai pola orang yang sedang meminum obat, untuk menghilangkan rasa pahit mereka meminum coca-cola. Maka reaksi yang terjadi yaitu orang tersebut akan mabuk atau bahkan bisa menyebabkan kematian.
Pengertian Interaksi Obat dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan Pengertian dan Contoh Interaksi Obat dengan Makanan
B. Contoh interaksi obat dengan makanan
Setelah memahami pengertian interaksi obat, selanjutnya kami akan membahas pola interaksi obat dengan kuliner yang sering kita temui sehari-hari. Apa sajakah itu? Simak baik-baik ulasan di bawah ini.

1. Susu dengan antibiotik
Pernahkah Anda mengonsumsi obat antibiotik menyerupai amoxilin, ampisilin, dan lain sebagainya? Jika Anda sering mengonsumsi antibiotik tersebut, sebaiknya jangan meminum susu dalam waktu yang bersamaan.

Mengonsumsi antibiotik dan susu dalam waktu yang bersamaan akan menciptakan badan tidak bisa menyerap antibiotik. Akibatnya reaksi antibiotik dalam badan tidak bisa bekerja secara maksimal, alasannya kandungan susu yang menghambat kerja antibiotik.

Jika Anda ingin tetap mengonsumsi susu, maka tunggulah sampai 2 jam sesudah Anda mengonsumsi antibiotik, barulah meminum susu. Susu mengandung zat besi, magnesium, dan zink yang akan menghambat peresapan antibiotik dalam tubuh, apabila Anda mengonsumsinya secara bersamaan.

2. Obat dengan teh
Contoh interaksi obat dengan kuliner yakni obat dengan teh. Nah, apabila Anda terbiasa minimum obat dengan air teh, sebaiknya Anda hindari mulai sekarang. Hal tersebut dikarenakan teh mengandung zat tannin yang akan mengikat zat aktif dari obat, yang akan menciptakan obat sukar di serap tubuh.

3. Obat dengan sayuran yang mengandung vitamin K
Sayuran yang kaya vitamin k menyerupai brokoli, selada, bayam, dan kubis yang sebainya Anda hindari ketika sedang meminum obat. Vitamin k sanggup bereaksi membekukan darah, dan apabila Anda sedang meminum obat untuk melancarkan peredaran darah, maka sebaiknya jangan mengonsumsi sayuran tersebut.

4. Obat dengan alk0h0l
Contoh interaksi obat dengan kuliner selanjutnya yakni obat dengan alk0h0l. Tahukah Anda bahwa mengonsumsi alk0h0l dan obat anti histamine menyerupai obat elergi, batuk, flu, sanggup memambah rasa kantuk, serta memperlambat kemampuan mental dan motorik seseorang.

Bahkan mengonsumsi alk0h0l bersamaan dengan parasetamol ternyata sanggup menyebabkan pendarahan lambung dan meningkatkan kerusakan hati. Walaupun Anda tidak mengonsumsi alk0hol secara langsung, namun sebaiknya Anda menghindari beberapa kuliner yang mengandung alkoh0l menyerupai tape beras maupun tape ketan ketika meminum obat.

Demikian mengenai pengertian interaksi obat dan pola interaksi obat dengan kuliner yang bisa membahayakan kesehatan. Oya, jangan lupa, sebelum meminum obat sebaiknya ketahui terlebih dahulu hukum pakai dan reaksi yang bisa ditimbulkan dengan kuliner tertentu. Nah, biar warta di atas bermanfaat.

0 Comments

Posting Komentar