4 Tahap Perkembangan Anak Berdasarkan Jean Jacques Rousseau

Teori Perkembangan Anak Menurut Jean Jacques Rousseau_Jean Jacques Rousseau yaitu hebat pendidikan beraliran liberal yang menjadi pendorong pembelajaran discovery. Jean Jacques Rousseau mulai melaksanakan kajian pada 1800an. Menurut Jean Jacques Rousseau, perkembangan anak terbagi menjadi 4 tahap/masa, yaitu tahap bayi, anak, pintar balig cukup akal awal, dan remaja.
Teori Perkembangan Anak Menurut Jean Jacques Rousseau 4 Tahap Perkembangan Anak Menurut Jean Jacques Rousseau
Adapun klarifikasi mengenai empat tahap perkembangan anak berdasarkan Jean Jacques Rousseau sebagai berikut:

1. Masa bayi/infancy (usia 0-2 tahun)
Menurut Jean Jacques Rousseau, usia antara 0-2 tahun yaitu masa perkembangan fisik. Kecepatan pertumbuhan fisik lebih mayoritas dibandingkan perkembangan aspek lain, sehingga anak disebut sebagai hewan yang sehat.

2. Masa anak / childhood (usia 2-12 tahun)
Masa antara 2-12 tahun disebut masa perkembangan sebagai insan primitive. Kecuali masih terjadi pertumbuhan fisik secara pesat, aspek lain sebagai insan juga mulai berkembang, contohnya kemampuan berbicara, berfikir, intelektual, moral, dll.

3. Masa pintar balig cukup akal awal / pubescence (usia 12-15 tahun)
Masa usia 12-15, disebut masa pintar balig cukup akal awal / pubescence, ditandai dengan perkembangan pesat intelektual dan kemampuan bernalar juga disebut masa bertualang.

4. Masa pintar balig cukup akal / adolescence (usia 15-25 tahun)
Usia 15-25 tahun disebut maswa pintar balig cukup akal / adolescence. Pada masa ini tejadi perkembangan pesat aspek seksual, social, moral, dan nurani, juga disebut masa hidup sebagai insan beradab.

Demikian perihal 4 Tahap Perkembangan Anak Menurut Rousseau. Semoga bermanfaat

0 Comments

Posting Komentar