Ayah Sebagai Sosok Superhero Pertama Bagi Putrinya

Ayah sebagai Sosok Superhero Pertama bagi Putrinya_Bagi anak perempuan, ayah ialah pria pertama dalam hidupnya yang dia kenal sedari kecil. Ia berguru perihal keberanian, keuletan dan pantang mengalah dari ayahnya. Sosok ayah jugalah yang mengenalkan kepadanya akan kasih sayang seorang laki-laki, tak hanya itu, ayah baginya ialah daerah berlindung, sosok superhero pertama yang selalu hadir ketika dia dalam kecemasan dan ketakutan.
Ayah sebagai Sosok Superhero Pertama bagi Putrinya Ayah sebagai Sosok Superhero Pertama bagi Putrinya
Banyak dari kita yang tak begitu menyadari akan hal ini. Banyak dari kita juga telah mengatakan kekuatan kepada anak kita untuk memberinya rasa takut, bukan untuk melindungi. Sebuah derma yang dia butuhkan dari sang superhero pertama dalam hidupnya.

Saat kanak-kanak, tepatnya di usai balita, dimana sang anak belum mengerti perihal benar dan salah, terkadang dia melaksanakan kesalahan dan kecerobohan yang menciptakan kita sebagai ayahnya kesal, dan bahkan memarahinya dengan keras. Hal yang bekerjsama belum dia mengerti, kenapa dia dimarahi atau dibentak dengan keras oleh kita, ayahnya, orangtuanya, superhero pelindungnya.

Saat dia kita hardik dengan keras, dia hanya terbengong heran, kenapa dia dibentak dan dimarahi. Ya, nalar dan perngertiannya memang belum hingga kesana. Ia masih dalam proses berguru mengerti perihal segala sesuatu. Ia butuh banyak klarifikasi dari kita, dia butuh perhatian dan kasih sayang tak berbatas dari kita.
Ayah sebagai Sosok Superhero Pertama bagi Putrinya Ayah sebagai Sosok Superhero Pertama bagi Putrinya
Sebagai ayah, sebagai orangtua, kita harus berguru lebih sabar ketika berhadapan dengan belum dewasa kita. Kita dapat berguru dari istri kita, yang lembut hati menghadapi perilaku kita dan belum dewasa kita. Jadilah superhero bagi belum dewasa wanita kita, dan jadilah juga superhero bagi keluarga kita.

Demikian tentang ayah ialah sosok superhero pertama bagi putrinya. Semoga bermanfaat.

0 Comments

Posting Komentar