Sudut Pandang Pendidikan Secara Historis, Filosofis, Sosiologis, Psikologis, Dan Religius

Sudut Pandang Pendidikan secara Historis Filosofis Sosiologis Psikologis dan Religius- Pendidikan ialah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara belajar sendiri ( mencar ilmu sendiri ).Setiap pengalaman yang mempunyai imbas formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan sanggup dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap ibarat prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah dan kemudian perguruan tinggi tinggi, universitas atau magang.( Wikipedia.org ). Pendidikan ialah segala perjuangan orang arif balig cukup akal dalam pergaulan dengan bawah umur untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya ke arah kedewasaan (Ngalim Purwanto, 2002:11).

Sudut Pandang Pendidikan secara Historis, Filosofis, Sosiologis, Psikologis, dan Religius

Sudut Pandang Pendidikan secara Historis Filosofis Sosiologis Psikologis dan Religius Sudut Pandang Pendidikan secara Historis, Filosofis, Sosiologis, Psikologis, dan Religius

1. Sudut Pandang Pendidikan secara Historis
Arti Historis berdasarkan KBBI:
  • berkenaan dengan sejarah; bertalian atau ada hubungannya dengan masa lampau; 
  • bersejarah
Sudut pandang secara historis mengarah pada keingintahuan mengenai bagaimana pemikiran para pendahulu kita dari masa ke masa perihal pendidikan.

2. Sudut Pandang Pendidikan secara Filosofis
Berdasarkan filsafat, sudut pandang pendidikan mengarah pada acara mencar ilmu perihal bagaimana insan memikirkan kehidupan secara keseluruhan, apakah kehidupan yang baik, dan bagaimana pendidikan sanggup membantu mencapainya.

3. Sudut Pandang Pendidikan secara Sosiologis
Berdasarkan sosiologi, sudut pandang pendidikan mengarah pada keingintahuan mengenai bagaimana dampak masyarakat pada pertumbuhan anak, apakah kekuatan-kekuatan mencar ilmu di luar sekolah (keluarga dan lngkungan masyarakat), termasuk dampak media elektronik dan internet.

4. Sudut Pandang Pendidikan secara Psikologis
Berdasarkan psikologi, sudut pandang pendidikan mengarah pada keingintahuan perihal hal yang terjadi apabila mencar ilmu terjadi dan apa yang harus dilakukan seseorang untuk menyebabkan mencar ilmu terjadi setiap hari di dalam kelas maupun di luar kelas.

5. Sudut Pandang Pendidikan secara Religius
Berdasarkan keagamaan, sudut pandang pendidikan mengarah pada keingintahuan perihal bagaimana nilai-nilai religius sanggup selalu menjiwai proses pendidikan.

Demikian perihal Sudut Pandang Pendidikan secara Historis, Filosofis, Sosiologis, Psikologis, dan Religius. Semoga bermanfaat.

0 Comments

Posting Komentar